TIDAK PERLU KE JEPANG UNTUK MELIHAT INDAHNYA BUNGA SAKURA

Semua orang pasti perrnah mendengar tentang bunga Sakura atau biasa juga disebut Cherry Blossom. Bunga yang menjadi ikon Jepang ini sangat digemari oleh berbagai kalangan di seluruh dunia, bahkan ada yang sengaja datang ke Jepang hanya untuk menikmati keindahan bung Sakura ini. Bunga Sakura ini terdiri dari 19 jenis dengan keindahan masing-masing yang pastinya dapat memikat hati siapa saja yang melihatnya. Di Jepang sendiri terdapat tradisi melihat bunga yaitu disebut “Hanami”.

Untuk anda yang sangat menyukai keindahan bunga Sakura ini, kini tidak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk merasakan “hanami” tersebut. Di Indonesia anda juga dapat berselfie dan melakukan tradisi melihat bunga di beberapa tempat yang telah membudidayakan tanaman bunga Sakura ini. Selain sengaja dibudidayakan, bunga sakura ini juga ada yang tumbuh liar. Beberapa tempat di Indonesia tersebut yaitu di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, di Pulau Batam, Taman Sakura Cibodas, dan di Kabupaten Karangasem, Bali.

bunga-sakura-di-waingapu-sumba-ntt-4Tanaman bunga Sakura yang ada di Pulau Sumba ini tumbuh liar di pinggir jalan dan akan berbunga pada bulan Oktober sampai November, kemudian gugur. Ketika bunga Sakura di tempat ini gugur, warga yang sedang membangun rumah akan mengambil batang pohon Sakura untuk dijadikan tiang.

Sedangkan di Pulau Batam, bunga Sakura ditanam di sepanjang jalan komplek industri Batamindo, Muka Kuning, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Bunga Sakura ini akan mulai bersemi, merekah lalu gugur setiap bulan Maret hingga Mei. Warga Batam, lebih mengenal bunga Sakura ini dengan sebutan bunga Tabebuya, yang merupakan tanaman yang berasal dari Brazil dan tidak begitu mirip dengan tanaman bunga Sakura.

Untuk Taman Sakura Cibodas kita bisa melihat pohon Sakura yang sudah ditanam sejak tahun 1953 yang akan berbunga sekitar bulan Januari-Februari atau Februari-Maret. Di Kebun Raya Cibodas telah ditanam ratusan pohon Sakura dengan 7 jenis tanaman Sakura yaitu, Prunus cerasoides, Prunus yedoensis, Prunus yamasakura, Prunus lannesiana, Prunus sp., Prunus arborea, dan Prunus costata. Arsitektur di taman ini juga mengkombinasikan budaya Jepang dan Sunda pada Gazebo Taman Sakura Cibodas.

Dan yang terakhir adalah di kabupaten Karangasem, Bali. Sebanyak 300 bibit bunga Sakura Yoko diberikan oleh Japan Sakura Exchange Association kepada pihak Pemerintah Kabupaten Karangasem yang ditanam di beberapa lokasi di daerah Karangasem. Salah satu lokasi penanaman bunga Sakura ini adalah di Desa Rendang. Lokasi ini dipilih karena dinilai cocok dengan habitat hidup bibit Sakura.

Bibit bunga Sakura yang ada di Karangasem ini berbeda dengan bunga Sakura yang ada di Jepang karena sudah dimodifikasi. Bunga Sakura Yoko ini bisa tumbuh dimana saja, baik di daerah dingin bersalju ataupun di daerah panas seperti di Karangasem, Bali. Penanaman bunga yang menjadi ikon di Jepang ini diharapkan akan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi dunia wisata di Kabupaten Karangasem.

Ingin mencoba sensasi melihat bunga Sakura di Indonesia? Tunggu apa lagi, segera kunjungi empat tempat tumbuhnya tanaman bunga Sakura ini. Tempat ini akan menjadikan liburan anda semakin unik dan romantis.

Advertisements
TIDAK PERLU KE JEPANG UNTUK MELIHAT INDAHNYA BUNGA SAKURA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s